![]() |
| Santri Unggul Indonesia Makmur |
Kotak Pencarian
Rumah Kreatif Bunda Mei Headline Animator
Showing posts with label sekolah. Show all posts
Showing posts with label sekolah. Show all posts
Tuesday, 22 October 2019
Wednesday, 11 September 2019
Menjelajahi Dunia Anak dengan Memaknai Arti dari Coretan Anak
Banyak hal yang tidak diketahui oleh kita, khususnya orangtua yang masih mempunyai anak kecil. Diantara kebiasaan anak yang mungkin sempat membuat jengkel secara tidak sadar merupakan kebiasaan yang menuntun kita untuk lebih mendalami dan memahami karakter dasar yang dimiliki seorang anak. Ketika anak
Anda yang berusia sekitar 2-5 tahun sudah mampu memegang alat tulis
ataupun lukis, kita dapat mengetahui apa yang sedang ia sampaikan
mengenai dirinya sendiri.
Coba kita perhatikan beberapa hal berikut ini:
•
Biarkan
anak Anda menggambar apapun yang ingin digambarnya
• Sediakan
alat-alat dan media gambar yang ada yang dimiliki
• Biarkan
anak memilih warna dan mewarnai sesuai pilihannya
Anda
dapat mengeceknya sendiri dirumah melalui hal-hal berikut ini:
1.
Apakah Si Kecil senang bereksperimen?
Bila
ia bereksperimen dengan beberapa alat tulis maupun gambar yang
disediakan dihadapannya, maka ini menandakan bahwa Si Kecil memiliki
keingintahuan yang besar terhadap hal-hal baru, ingin mencoba hal-hal
baru yang menarik baginya, begitupun keinginannya untuk
mengeksplorasi lingkungannya maupun lingkungan yang baru baginya.
Sebaliknya, apabila Si Kecil memilih hanya satu benda atau alat tulis
maupun gambar yang ada dihadapannya, dan mengabaikan alat tulis
lainnya, maka kemungkinan besar ia memiliki kebutuhan yang kuat akan
rasa aman dan nyaman baginya untuk mengeksplorasi apa yang menjadi
ketertarikannya di dalam lingkungannya sebelum akhirnya ia berani
bereksplorasi di luar lingkungan yang dikenalnya dan mengekspresikan
dirinya keluar.
2.
Berapa banyakkah ruang dalam kertas yang digunakan?
Bila
Si Kecil memenuhi hampir seluruh ruang dalam kertas kosong yang Anda
berikan, maka kemungkinan besar ia memiliki ketertarikan untuk pergi,
melihat, melakukan banyak hal dan memanfaatkan dengan baik setiap
ruang yang ada dalam lingkungannya berada. Ia cenderung adalah
seorang anak yang ekstrovert, menikmati berada di antara banyak orang
atau teman, karena bagi seorang anak yang ekstrovert berada di antara
banyak orang justru membuatnya mendapat energi yang lebih besar dan
ekspresif. Sebaliknya, apabila Si Kecil lebih senang
menggambar/melukis di bagian tertentu pada kertas, dan gambarnya pun
tidak begitu besar, maka ia cenderung introvert yang justru bila
berada di antara banyak orang energi dan konsentrasinya akan melemah
seiring kemampuannya berekspresi, seorang anak yang introvert akan
lebih senang atau bisa menikmati kesendiriannya hanya dengan
orang-orang terdekatnya yang membuatnya merasa aman/nyaman, dengan
kata lain bila ia harus bekerja seorang diri, itu tidak menjadi
masalah baginya, atau justru akan membuatnya lebih leluasa dalam
berekspresi, kreatif dan berenergi.
3.
Apakah Si Kecil suka menggunakan banyak warna atau sebaliknya?
Seorang
anak yang memilih untuk menggunakan banyak warna dalam menggambar
menandakan semangatnya yang besar untuk mengeksplorasi banyak hal
baru maupun lingkungannya, termasuk lingkungan yang baru. Dan bila
didukung dengan ukuran gambar yang juga cukup besar, maka sangat
mungkin bahwa rasa percaya diri dan keberaniannya untuk
mengekspresikan diri pada lingkungan luar yang lebih luas sudah mulai
terbangun.
4.
Apakah Si Kecil tidak sabaran?
Apabila
Si Kecil sering menggambar dengan terburu-buru, terlihat berantakan,
tidak suka detail dan sangat cepat selesai atau mengaku merasa sudah
lelah padahal baru menggambar sebentar, kemungkinan besar ia kurang
menaruh perhatian/kurang tertarik dengan hal-hal/kegiatan yang
bersifat detail dengan ruang gerak yang dibatasi.
5.
Apakah Si Kecil senang menggambar?
Seorang
anak yang senang menggambar pada medianya, menggunakan setiap ruang
yang ada pada media gambar/lukis untuk diisi, berukuran cukup besar
dan juga menyukai detail pada gambarannya, kemungkinan besar ia sudah
siap untuk belajar menggunakan konsentrasi yang lebih dan
bersosialisasi lebih luas seperti di sekolah, misalnya. Meski begitu,
sebaiknya tetap dipantau dan didampingi dalam perkembangan
kreativitasnya, agar kemampuan anak dalam berekspresi bisa maksimal
dalam menghasilkan karya-karyanya yang positif seiring dengan
kemampuannya beradaptasi di sekolah, seperti yang diharapkan baik
oleh orangtua dan terutama oleh anak itu sendiri.
Poin-poin
di atas bisa dijadikan acuan pendamping, namun bukanlah hal yang
mutlak, karena anak-anak mampu berubah sesuai perkembangannya. Bila
diperlukan, terapi gambar atau doodles dapat membantu/mendukung anak
berkembang lebih seimbang pada sisi yang dibutuhkan. Apapun dan
bagaimanapun gambar, coretan atau lukisan anak adalah suatu hal yang
harus kita hargai. Dukung dan perhatikan sebagai hasil karya
ekspresi, eksistensi dan terutama, komunikasikan bersamanya. Karena
itu, jangan lupa tanyakan pada anak, mengenai cerita ataou tokoh yang
ia gambar.
Semoga
tips diatas dapat bermanfaat dalam memahami Si Kecil, agar kita dapat
membantu memenuhi kebutuhannya, yang sesuai dengan minat dan
bakatnya. Selamat mencoba!
Sumber:
(Tulisan
ini dibuat oleh: Laksmira Ratna Bayuardi, Dip.Child Psy,CHA, MHA.
Email: laksmira.bayuardi@gmail.com;
website:
http://www.sengifted.org/education_home_study_professionals.shtml)
Wednesday, 26 October 2016
Ayo kita Belajar Sain - Bagian I
Berikut
ini beragam percobaan sains untuk anak TK yang dapat dilakukan di
rumah dan di sekolah. Percobaan ini sangat sederhana, cukup
menggunakan alat dan bahan yang ada di rumah. Dengan percobaan sains
sederhana ini diharapkan minat anak-anak terhadap ilmu pengetahuan
dapat ditumbuhkan sejak dini.
1.
Telur yang tenggelam dan mengambang di air
Percobaan
ini menunjukkan pengaruh berat jenis air terhadap benda yang masuk ke
dalam air. Dengan percobaan ini kita bisa menjelaskan misalnya kenapa
kapal laut bisa mengambang di atas air, padahal beratnya bisa
mencapai ribuan ton.
Untuk
percobaan ini, hal yang perlu disiapkan adalah:
-
Telur
-
Gelas
-
Garam dapur
Caranya
sebagai berikut:
-
Tuangkan air ke dalam gelas, lalu masukkan telur ke dalam gelas tersebut. Maka akan terlihat bahwa telur akan tenggelam sepenuhnya.
-
Keluarkan telur dari gelas, kemudian masukkan beberapa sendok garam lalu diaduk. Masukkan kembali telur dan perhatikan bahwa telur sekarang akan mengambang.
-
Masukkan lebih banyak garam ke dalam gelas, maka akan tampak bahwa telur akan lebih mengambang lagi ke atas.
sumber: anakcerdas.net
Monday, 29 September 2014
10 Cara Bangun Rasa Percaya Diri pada Anak
New York Siapapun yang memiliki anak tahu betul
kehadiran `malaikat kecil` itu suatu nikmat yang tak ternilai tapi bisa
membuat stres. Orangtua pun penting mengajarkan dan menyampaikan
nilai-nilai yang baik sejak anak-anak masih kecil. Tapi, yang lebih
penting memunculkan rasa percaya diri pada anak dalam kemampuannya.
Jika Anda ingin membantu membangun rasa percaya diri pada anak, cobalah beberapa strategi yang diberikan LifeHack, Jumat (28/2/2014):
1. Bicara dengan anak dan cari tahu apa masalahnya
Komunikasi yang efektif itu penting untuk membangun hubungan sehat dan langgeng. Anak Anda mungkin bingung dan takut serta memiliki banyak pertanyaan tentang dunia ini.
Jika Anda ingin membantu membangun rasa percaya diri pada anak, cobalah beberapa strategi yang diberikan LifeHack, Jumat (28/2/2014):
1. Bicara dengan anak dan cari tahu apa masalahnya
Komunikasi yang efektif itu penting untuk membangun hubungan sehat dan langgeng. Anak Anda mungkin bingung dan takut serta memiliki banyak pertanyaan tentang dunia ini.
Anak-anak bisa saja merasa tak bisa dan merasa tak aman dengan
tubuhnya atau diintimidasi. Hal ini penting untuk membangun
kepercayaannya dan membiarkan anak memberitahu Anda mengapa ia merasa
tak yakin dengan dirinya sendiri sehingga Anda bisa bekerja sama untuk
mencari solusinya.
2. Bantu anak menemukan kegiatan yang membuat ia senang
Beberapa anak dilahirkan dengan suara yang luar biasa, beberapa memiliki telinga yang baik untuk musik, dan lainnya memiliki struktur tulang dan otot yang bisa membuat mereka menjadi atlet hebat, atau memiliki imajinasi luas untuk bercerita.
Cari tahu apa bakat alami anak Anda dan bantulah agar ia terlibat dalam kegiatan yang paling menyenangkan untuknya. Menari, melukis, bermain musik, atau sesuatu yang lebih pragmatis seperti matematika semuanya adalah pilihan yang baik. Hanya saja, pastikan anak Anda termotivasi.
3. Jadilah pemaaf kepada orang lain dan tunjukkan anak Anda bahwa kasih sayang merupakan kebaikan
Semua orang membuat kesalahan dan itu adalah bagian dari pendewasaan dan langkah penting dalam mencapai kebijaksaaan. Dengan berlatih memaafkan, Anda membiarkan anak Anda tahu bahwa apapun yang mereka salah karena sejumlah alasan, itu baik-baik saja.
Hal ini juga menunjukkan kepada mereka bahwa meskipun orang terkadang berdebat dan perasaannya terluka, cobalah berempati dan berkompromi. Anak Anda akan mempelajarinya dari Anda dan mulai berlatih memaafkan dalam kehidupan sehari-hari.
4. Ajarkan anak untuk fokus dalam membangun hubungan bermakna, mencari kebahagiaan dalam hal kecil dan berusaha sukses
Banyak orang mencapai kekayaan, kekuasaan, dan keterampilan pada tingkat tertentu. Namun, mereka tak pernah menaklukkan ketakutan mereka dan tetap yakin dengan diri mereka sendiri. Ajarkan anak Anda tentang nilai persahabatan sejati dan bagaimana orang lain bisa membantu membuat Anda lebih kuat.
Ajarkan mereka beralih ke ratusan hal kecil yang positif dalam hidupnya ketika mencari kebahagiaan serta menjadi ambisius dan gigih.
2. Bantu anak menemukan kegiatan yang membuat ia senang
Beberapa anak dilahirkan dengan suara yang luar biasa, beberapa memiliki telinga yang baik untuk musik, dan lainnya memiliki struktur tulang dan otot yang bisa membuat mereka menjadi atlet hebat, atau memiliki imajinasi luas untuk bercerita.
Cari tahu apa bakat alami anak Anda dan bantulah agar ia terlibat dalam kegiatan yang paling menyenangkan untuknya. Menari, melukis, bermain musik, atau sesuatu yang lebih pragmatis seperti matematika semuanya adalah pilihan yang baik. Hanya saja, pastikan anak Anda termotivasi.
3. Jadilah pemaaf kepada orang lain dan tunjukkan anak Anda bahwa kasih sayang merupakan kebaikan
Semua orang membuat kesalahan dan itu adalah bagian dari pendewasaan dan langkah penting dalam mencapai kebijaksaaan. Dengan berlatih memaafkan, Anda membiarkan anak Anda tahu bahwa apapun yang mereka salah karena sejumlah alasan, itu baik-baik saja.
Hal ini juga menunjukkan kepada mereka bahwa meskipun orang terkadang berdebat dan perasaannya terluka, cobalah berempati dan berkompromi. Anak Anda akan mempelajarinya dari Anda dan mulai berlatih memaafkan dalam kehidupan sehari-hari.
4. Ajarkan anak untuk fokus dalam membangun hubungan bermakna, mencari kebahagiaan dalam hal kecil dan berusaha sukses
Banyak orang mencapai kekayaan, kekuasaan, dan keterampilan pada tingkat tertentu. Namun, mereka tak pernah menaklukkan ketakutan mereka dan tetap yakin dengan diri mereka sendiri. Ajarkan anak Anda tentang nilai persahabatan sejati dan bagaimana orang lain bisa membantu membuat Anda lebih kuat.
Ajarkan mereka beralih ke ratusan hal kecil yang positif dalam hidupnya ketika mencari kebahagiaan serta menjadi ambisius dan gigih.
Kegagalan hanya kesempatan untuk datang kembali bahkan lebih kuat dan
Ada teman-teman yang baik di sana yang mendukung Anda. Tak ada cara
yang lebih baik membantu anak membangun harga dirinya dibandingkan
menunjukkan kepada mereka nilai dari orang lain.
5. Ajarkan anak menetapkan cita-cita yang dicapai
Ingin menjadi manusia pertama di Mars, seorang balerina terkenal di dunia, atau bintang film merupakan cita-cita yang ambisius dan menunjukkan betapa kreatif anak Anda, tapi mereka mungkin tak terjangkau.
Bukan ide yang baik memberikan pujian sepanjang waktu kepada anak Anda dan berikan mereka gambaran yang realistis dari diri mereka serta kemampuannya. Biarkan mereka memilih, tapi tawarkan alternatifnya. Bantu anak-anak Anda merumuskan beberapa tujuan jangka pendek yang mudah dicapai dengan kerja keras dan tujuan yang lebih kecil untuk jangka panjang tapi masih dalam jangkauan.
Misalnya, jika Anda mendaftarkan kelas tari, tujuan jangka pendeknya adalah bisa menguasai gerakan tertentu dan berlatih minimal 2 jam setiap hari, sementara tujuan yang lebih besar mungkin kompetisi tari tingkat lokal. Akhirnya, mereka bisa berusaha meningkatkan dan memenangkan beberapa kompetisi yang lebih besar.
Ketika mereka mencapai cita-citanya, mereka merasa lebih percaya diri dan lebih bahagia.
6. Ajarkan anak bagaimana teratur dan belajar untuk hasil terbaik
Banyak orang percaya belajar adalah duduk dan menatap buku selama berjam-jam. Ini bisa menyebabkan anak frsutasi dan percayalah dia tak menjadi pintar.
Seorang anak membutuhkan keseimbangan yang baik antara belajar, melakukan tugas mereka, dan bersenang-senang. Keseimbangan itu hanya bisa dicapai dengan mengatur waktu secara efektif.
Beberapa mata pelajaran bisa lebih sulit bagi anak-anak dibanding yang lain dan mereka mungkin memiliki masalah ketika berlomba melawan jam. Tes bisa membuat stres dan mengambil semua kesenangan dari belajar.
Anda bisa mencoba membuat belajar menjadi menyenangkan dnegan film, video game, atau contoh-contoh praktis, yang bisa memberikan keajaiban agar anak-anak tertarik.
7. Daftarkan anak Anda di kelas yang fokus pada aktivitas fisik
Pikiran yang sehat berada dalam tubuh sehat. Latihan fisik di siang hari tak hanya bermanfaat untuk kesehatan anak, taoi juga membantu mengembangkan tubuh yang kuat dan lincah yang bisa dibanggakan.
Sambil berolahraga akan memungkinkan anak-anak meningkatkan keterampilan sosialnya.
8. Bermain dengan anak setiap ada kesempatan
Beberapa kontak emosional dan fisik dengan orang lain setiap hari sangat penting bagi anak. Curahkan waktu untuk mendengarkan cerita mereka, terlibat dalam beberapa kegiatan kreatif dan ajarkan mereka beberapa keterampilan berharga.
Apapun yang dibuat menjadi sebuah mainan akan menciptakan banyak kesempatan agar anak mau bekerja tim, memecahkan masalah, dan mengekspresikan dirinya secara bebas.
9. Menjadi teladan baik dengan mempraktikkan apa yang Anda katakan
Anak-anak hanya menyerap informasi dari lingkungan sekitarnya dan akan beralih ke Anda sebagai sumber utama informasi tentang prilaku yang bisa diterima.
Pastikan Anda menunjukkan kepada anak bagaimana seseorang harus bersikap, jangan hanya memberitahukan apa yang harus mereka lakukan dan kemudian lakukan apa yang sering Anda katakan agar mereka tak lakukan.
Jika anak melihat orangtuanya tak takut mengekspresikan dirinya, maka mereka akan mencoba menjadi baik kepada orang lain dan sangat terbuka. Anak akan meniru perilaku percaya diri ini dalam hidup mereka.
10. Ajarkan anak tanggung jawab dan nilai kerja keras
Seorang anak tak boleh diberlakukan standar yang tinggi sama seperti orang dewasa, tapi mereka harus memahami bahwa tindakan mereka mempengaruhi orang lain dan ada orang yang mengandalkan mereka.
Jika anak mengerti mengapa mereka perlu melakukan pekerjaan mereka dan dibutuhkan kerja keras untuk mencari nafkah, ia akan memiliki pandangan yang berbeda tentang kehidupan.
Anak-anak sering senang untuk membantu orang tua mereka dan merasa bangga ketika mereka berkontribusi. Dengan cara ini, anak-anak tahu bahwa mereka mampu dalam banyak hal dan orang-orang bergantung padanya, yang membangun karakter dan membantu membangun kepercayaan diri pada anak.
Saat ingin membantu anak membangun rasa percaya dirinya, penting diingat berkomunikasilah, habiskan waktu dengannya dan biarkan mereka membuat pilihan sendiri.
5. Ajarkan anak menetapkan cita-cita yang dicapai
Ingin menjadi manusia pertama di Mars, seorang balerina terkenal di dunia, atau bintang film merupakan cita-cita yang ambisius dan menunjukkan betapa kreatif anak Anda, tapi mereka mungkin tak terjangkau.
Bukan ide yang baik memberikan pujian sepanjang waktu kepada anak Anda dan berikan mereka gambaran yang realistis dari diri mereka serta kemampuannya. Biarkan mereka memilih, tapi tawarkan alternatifnya. Bantu anak-anak Anda merumuskan beberapa tujuan jangka pendek yang mudah dicapai dengan kerja keras dan tujuan yang lebih kecil untuk jangka panjang tapi masih dalam jangkauan.
Misalnya, jika Anda mendaftarkan kelas tari, tujuan jangka pendeknya adalah bisa menguasai gerakan tertentu dan berlatih minimal 2 jam setiap hari, sementara tujuan yang lebih besar mungkin kompetisi tari tingkat lokal. Akhirnya, mereka bisa berusaha meningkatkan dan memenangkan beberapa kompetisi yang lebih besar.
Ketika mereka mencapai cita-citanya, mereka merasa lebih percaya diri dan lebih bahagia.
6. Ajarkan anak bagaimana teratur dan belajar untuk hasil terbaik
Banyak orang percaya belajar adalah duduk dan menatap buku selama berjam-jam. Ini bisa menyebabkan anak frsutasi dan percayalah dia tak menjadi pintar.
Seorang anak membutuhkan keseimbangan yang baik antara belajar, melakukan tugas mereka, dan bersenang-senang. Keseimbangan itu hanya bisa dicapai dengan mengatur waktu secara efektif.
Beberapa mata pelajaran bisa lebih sulit bagi anak-anak dibanding yang lain dan mereka mungkin memiliki masalah ketika berlomba melawan jam. Tes bisa membuat stres dan mengambil semua kesenangan dari belajar.
Anda bisa mencoba membuat belajar menjadi menyenangkan dnegan film, video game, atau contoh-contoh praktis, yang bisa memberikan keajaiban agar anak-anak tertarik.
7. Daftarkan anak Anda di kelas yang fokus pada aktivitas fisik
Pikiran yang sehat berada dalam tubuh sehat. Latihan fisik di siang hari tak hanya bermanfaat untuk kesehatan anak, taoi juga membantu mengembangkan tubuh yang kuat dan lincah yang bisa dibanggakan.
Sambil berolahraga akan memungkinkan anak-anak meningkatkan keterampilan sosialnya.
8. Bermain dengan anak setiap ada kesempatan
Beberapa kontak emosional dan fisik dengan orang lain setiap hari sangat penting bagi anak. Curahkan waktu untuk mendengarkan cerita mereka, terlibat dalam beberapa kegiatan kreatif dan ajarkan mereka beberapa keterampilan berharga.
Apapun yang dibuat menjadi sebuah mainan akan menciptakan banyak kesempatan agar anak mau bekerja tim, memecahkan masalah, dan mengekspresikan dirinya secara bebas.
9. Menjadi teladan baik dengan mempraktikkan apa yang Anda katakan
Anak-anak hanya menyerap informasi dari lingkungan sekitarnya dan akan beralih ke Anda sebagai sumber utama informasi tentang prilaku yang bisa diterima.
Pastikan Anda menunjukkan kepada anak bagaimana seseorang harus bersikap, jangan hanya memberitahukan apa yang harus mereka lakukan dan kemudian lakukan apa yang sering Anda katakan agar mereka tak lakukan.
Jika anak melihat orangtuanya tak takut mengekspresikan dirinya, maka mereka akan mencoba menjadi baik kepada orang lain dan sangat terbuka. Anak akan meniru perilaku percaya diri ini dalam hidup mereka.
10. Ajarkan anak tanggung jawab dan nilai kerja keras
Seorang anak tak boleh diberlakukan standar yang tinggi sama seperti orang dewasa, tapi mereka harus memahami bahwa tindakan mereka mempengaruhi orang lain dan ada orang yang mengandalkan mereka.
Jika anak mengerti mengapa mereka perlu melakukan pekerjaan mereka dan dibutuhkan kerja keras untuk mencari nafkah, ia akan memiliki pandangan yang berbeda tentang kehidupan.
Anak-anak sering senang untuk membantu orang tua mereka dan merasa bangga ketika mereka berkontribusi. Dengan cara ini, anak-anak tahu bahwa mereka mampu dalam banyak hal dan orang-orang bergantung padanya, yang membangun karakter dan membantu membangun kepercayaan diri pada anak.
Saat ingin membantu anak membangun rasa percaya dirinya, penting diingat berkomunikasilah, habiskan waktu dengannya dan biarkan mereka membuat pilihan sendiri.
Sumber: Liputan6.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
